Senin, 10 Agustus 2015

Halal bi Halal Baitul Maal Walisongo disambut Baik para Muzaki


      Halal bi halal baitul maal walisongo semarang dihadiri kurang lebih 20 muzaki baik lembaga maupun pereorangan yang terdiri dari Pengurus Koppontren walisongo, Bank Permata Syariah, Yayasan Sultan Agung, dan para muzaki perorangan. (8/8/2015)
      Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Baitu Nur Hasan Jl. Papadayan N0. 805 Semarang. Acara dimulai pukul 08.30 WIB dan selesai pukul 11.00 WIB dengan rangkaian acara pembukaan, sambutan-sambutan, laporan pertanggungjawaban kegiatan ramadhan, tanggapan dan rekomendasi, doa dan penutup.
      “Kurang lebih sudah 3,5 tahun dompet duafa bermitra dengan Baitul Maal Walisongo, kami berharap Baitul Maal ini tetap istiqomah dan meningkatkan kinerjanya dengan membuat program-program yang dibutuhkan oleh masyarakat sehingga akan tepat sasaran dan lebih bermanfaat” tegas Ainur Rofiq sebagai manager program Dompet Duafa Jawa tengah dalam sambutannya.
       “Keseluruhan dana yang kami kelola pada bulan ramadhan ini sejumlah Rp 33.358.800 untuk zakat, Rp 12.749.200 untuk infaq, Rp 2.215.300 untuk sedekah, Rp 2.814.725 untuk wakaf dan kemanusiaan, 30 paket sembako, 48 paket lebaran , 200 paket buka puasa. Semua itu diwujudkan dengan program Kado Sembako, Kado Pahlawan Semarang, Kado Sahabat Masjid, Kado Yatama, Kado Berbuka dan penyaluran lainnya yang kami salurkan di 4 titik wilayah yang berbeda, diantaranya kecamatan genuk, kecamatan pedurungan, kecamatan semarang utara dan kecamatan gajah mungkur.” papar Jamaluddin selaku manager Baitul Maal Walisongo dalam Laporan Pertanggungjawabannya.
        Tanggapan pun disampaikan oleh Endang  dari bank Permata Syariah beliau menyampaikan sangat apresiasi atas apa yang dilaksanakan oleh Baitul Maal Walisongo. Kami khawatir  jika kami yang menyalurkan maal itu sendiri kurang tepat pada orang yang berhak menerima oleh karenanya melalui Baitul Maal ini kami berharap maal yang kita berikan akan tersalurkan tepat sasaran dan semoga kami bisa istiqomah dalam menjalankan kerjasama ini.

Senin, 03 Agustus 2015

Polines di BMT Walisongo Semarang



Penyerahan kenang-kenang dari mahasiswa (tamu magang) kepada BMT Walisongo Semarang dalam program Magang Jurusan Perbankan Syariah Politeknik Negeri Semarang bulan 31 Juli 2015

Rabu, 13 Mei 2015

AKSI LAYANAN KESEHATAN di GENUK KRAJAN


       Bertempat di masjid baiturahman Genuk Krajan kelurahan Tegalsari kecamatan Candisari semarang, sabtu 9 mei 2015 BMT Walisongo Semarang ikut berpartisipasi dalam rangkaian pengajian isro’ mi’roj dan pelantikan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Tegalsari dengan memberikan

Senin, 27 April 2015

Tasyakuran 16 Tahun, BMT Walisongo Potong Tumpeng

           Semarang, 24 April 2015 di Gedung Baitu Nur Hasan Papadayan Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) Walisongo Semarang adakan tasyakuran BMT yang ke 16 dengan potong tumpeng dan pengajian bersama. Acara dihadiri seluruh UPT Yayasan Walisongo Semarang. TK, TPQ, PAUD Permata dan turut hadir pula

Minggu, 05 April 2015

PRAM DALAM DIALETIKA MODAL



Posted in Yogyakarta 01 Apr 2014
Oleh : DHARMA SETYAWAN
Pramoedya Ananta Toer telah lama mengeja dalam karya sastranya tentang konflik modal era feodalisme dan kolonialisme. Pram memang kencang sinis dan begitu hebat membenci kapitalisme yang membingkai kebodohan para pecundang priayi. Sebagaimana ditafsirkannya, para priayi yang terlahir dari